Wednesday, April 28, 2010

CaRa MenGHaDaPi Org Yg Tak Reti BaHaSa

Moga kita mendapat hidayah drpd Allah dan berada di atas jalan kebenaran. Ada kalanya kita mungkin sangka kita di pihak yang benar, menjadi bodoh sombong kerana tak mahu mendengar nasihat dan mungkin menegakkan benang yang basah atas suatu perkara yang kita pikir mungkin betul.

_________________________________________________________

Berpalinglah Anda Dari Orang Yang Bodoh


Menurut Imam Ahmad, erti kata ats-tsuqala' adalah ahli bid'ah. ada juga yang mengatakan bahawa ats-tsuqala' bererti orang-orang yang bodoh. Sebahagian yang lain ada yang mengertikan sebagai orang yang memiliki tabiat kasar, memiliki kecenderungan untuk menyimpang, dan orang yang rendah tingkah lakunya.

....mereka seolah-olah kayu yang tersandar... (Al-Munafiqun:4)

...(orang-orang munafiq) hampir-hampir tidak memahami perbiacaraan sedikit pun. (An-Nisa':78)

Asy-Syafi'i berkata tentang mereka (ats-tsuqala'): "Jika saya duduk bersama seorang yang bodoh, terasa dunia ini menjadi miring ke arah dia."

Ketika Al-A'masy melihat orang yang bodoh, maka ia pun membaca:

Ya Tuhan kami, hindarkanlah kami dari azab itu.Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman. (Ad-Dukhan: 12)

Tak ada perbezaan
dalam hal tinggi pendeknya perawakan suatu kaum
kalau keduanya
sama-sama seperti kerbau dan udang.


Apabila Ibnu Taimiyyah duduk bercampur dengan seorang yang dungu, maka ia berkata, "Duduk dalam satu majlis bersama orang-orang dungu mengakibatkan demam semusim."

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
Dan jika kamu melihat orang-orang yang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka...(Al-An'am: 68)

...maka janganlah kalian duduk bersama mereka...(An-Nisa':140)


Rasulullah S.A.W bersabda:
Perumpamaan teman duduk yang jahat adalah seperti peniup unggun api.

Manusia yang paling dungu adalah yang sama sekali tidak memiliki nilai-nilai keutamaan dalam dirinya, tidak mempunyai tujuan-tujuan yang jauh ke hadapan, yang selalu memperturutkan keinginan nafsunya, dan yang tunduk kepada kesenangannya.

......maka janganlah kamu duduk beserta mereka sehingga mereka beralih ke pembicaraan yang lain. Sesungguhnya jika kamu berbuat demikian, tentulah kamu serupa dengan mereka....(An-Nisa':140)

Seorang penyair berkata:

Kamu ini betul-betul dungu.
Kalau dilihat kamu ini manusia
tetapi tak ubahnya dengan gajah.


Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata:"Jika anda diuji dengan kehadiran seorang yang dungu, bolehlah anda mendekat kepadanya, namun alihkanlah jiwamu darinya. Setelah itu, menjauhlah dan pergilah dari sisinya. Jangan dengar perkataannya dan berpalinglah darinya hingga Allah memberikan keputusan antara anda dan dia."

..dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat (mentauhidkan) Kami, selalu menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas...(Al-Kahfi:28)

No comments:

Post a Comment